Senin, 08 Mei 2023

H.Ujang Yani : Santuni 300 Anak Yatim Piatu dan 800 Janda Dan keluarga Masyarakat Kurang Mampu


CIAMPEA= Baru baru ini H.Ujang yani Kades Cicadas, kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, menggelar santunan Anak yatim piatu dan janda miskin.Acara di gelar di kediaman H. Ujang Yani kepala desa Cicadas,Kampung Rahayu RT 01,RW07 Desa Cicadas.

Keberkahan di momen bulan suci Ramadan, H.Ujang berikan santunan kepada 300 anak yatim-piatu jelang bulan Ramadhon (20/04/2023), dan 800 janda dan Keluarga miskin Jelang Lebaran (15/04/2023)

Kepala Desa Cicadas H. Ujang Yani mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan sebagai bentuk kepedulian dirinya dan keluarga untuk saling berbagi Kepada masyarakat yang kurang mampu.


“Dengan bantuan ini, semoga bisa bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat khususnya, anak yatim-piatu dan janda miskin, sehingga mereka tetap selalu optimis dan bersemangat,” ujarnya.

Dirinya berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat kepada janda miskin dan Anak Yatim-piatu serta dapat memberikan semangat dan mensupport dalam meraih cita-citanya.

“Terutama anak yatim-piatu apa yang dihajatkan bisa tercapai dan menjadikan anak yang berguna bagi Nusa dan Bangsa,” harapnya.

Selain itu, H.Ujang terus memberikan motivasi dan semangat kepada anak yatim-piatu agar tetap giat dalam belajarnya dan jangan lupa untuk selalu mendoakan orang tua dikirim al-fatihah setiap selesai sholat.

Dia menambahkan, dengan kegiatan santunan Anak Yatim-piatu dan Janda Miskin mampu bisa memperkuat ukhuwah islamiyah dan menjadi ladang ibadah dan berkah bagi kita semua.

Lebih lanjut H,Ujang menerangkan, kegiatan santunan ini dilakukan sudah selama 3 tahun, sejak dirinya menjabat sebagai kepala desa Cicadas tahun 2020.

Dalam kesempatan tersebut, meminta doa agar semua masyarakat Cicadas dan seluruh Staf anggota Pemerintah Desa, selalu diberikan kesehatan serta kelancaran dalam melaksanakan tugas tugasnya.

“Semoga desa Cicadas terhindar dari marabahaya dan tetap aman. Sehingga kita semuanya dapat menjalankan aktifitas dengan tenang dan nyaman,” tandasnya.


Aki Botak

Kamis, 17 Februari 2022

PWRI Bogor Raya mendukung GM FKPPl dan KADIN Kab Bogor Giat Bhakti Sosial Peduli Lingkungan Hidup

BOGOR- Rohmat Selamat, SH, M.Kn Ketua PWRI Bogor Raya Bersama GM FKPPl Kab.Bogor melakukan kegiatan  Bhakti Sosial Peduli Lingkungan Hidup, di gelar didaerah aliran Sungai Cisadane, Desa putat nutug Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor.Kamis(17/2/2022)

kegiatan ini terselenggara mulai pukul 09 :00 WIB, Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional dan Hari Pembela Tanah Air (PETA). Yang dihadiri Forkopimda Bogor, perwakilan tokoh masyarakat dan media.

Rohamat mengatakan" Kami PWRI Bogor Raya bersama dengan pengurus dan anggota mengapresiasikan  GM FKPPI Kabupaten Bogor untuk menanam bambu di wilayah aliran sungai cisadane desa putat nutug,terima kasih kepada ketua roses yang telah membawa organisasi ke arah yang lebih baik untuk nusa dan bangsa,"ujarnya. 

Semoga organisasi GM FKPPI terus bisa konsisten menjadi organisasi yang bermanfaat berdaya guna untuk masyarakat, bangsa dan negara,"pungkasnya. 

Mbah Kasdi Botak

Kamis, 03 Februari 2022

Syukuran Gedung Baru, UPT Infrastruktur Pengairan Wilayah IV Leuwiliang, Undang Toga, Tomas Dan Wartawan

 


CIAMPEA= Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) , UPT Infrastruktur Pengairan Wilayah IV Leuwiliang menggelar acara syukuran peresmian Gedung Baru di desa Cinangka kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, Jum'at (04/02/2022)

Acara syukuran digelar dipimpin Ustad setempat seluruh pegawai memanjatkan doa dan syukur, atas dibangunnya Gedung  UPT Infrastruktur Pengairan Wilayah IV Leuwiliang  yang bisa lebih baik dalam melayani masyarakat kedepannnya.



Kepala UPT Ruddy Supandi dalam sambutannya menyampaikan, banyak terima kasih kepada para tamu undangan yang telah hadir di acara syukuran gedung baru UPT Infrastruktur Pengairan Wilayah IV Leuwiliang 


Masih kata Ruddy, berharap dengan gedung baru ini dapat memberikan suasana kerja yang baru, penuh semangat guna meningkatkan kinerja .




Hadir dalam acara tersebut, Kepala UPt dan jajarannya Kepala desa Cinangka Oman. tokoh masarakat dan tokoh agama serta sedikitnya 30 wartawan turut dalam peliputan


Mbah Kasdi Botak

Ade Yasin Secara Simbolis Serahkan 116 315 Sertifikat Tanah Program PTSL


CIBUNGBULANG – Penyerahkan sertifikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat Kabupaten Bogor secara simbolis kepada 173 orang penerima di Kecamatan Cibungbulang, Kamis 03/01/2022.

Bertempat di gudang manggis desa suka maju kecamatan Cibungbulang dihadiri langsung oleh Bupati Bogor ( Ade Yasin ), FORKOMPINDA, yang menyerahkan langsung secara simbolik sertifikat tanah kepada masyarakat.


Dari realisasi di seluruh Kabupaten Bogor tahun 2021 sebanyak 116. 315 bidang Sertipikat Hak atas Tanah (SHT) dan sebanyak 142.954 Peta Bidang Tanah (PBT) yang akan ditindaklanjuti dengan penerbitan sertipikat tanah yang tersebar di 37 desa dari 10 kecamatan.

Saya meminta Camat, Lurah, dan Kepala Desa untuk berperan aktif sukseskan program PTSL bekerjasama dengan unsur Forkopimcam, para Ketua RT/RW dan Tokoh Masyarakat.

Ade Yasin menegaskan “Saya berpesan kepada seluruh unsur yang bertugas agar memproses sesuai ketentuan, jangan memberatkan masyarakat dan harus transparan, guna menghindari permasalahan hukum di kemudian hari.


Insya Allah semua desa dan kelurahan di Kabupaten Bogor akan memperoleh pensertifikatan tanah melalui program PTSL baik dengan APBN maupun APBD yang diberikan secara bergiliran. Mohon bersabar dan doakan tidak ada kendala apapun”, Tegasnya.



Sementara itu menurut ketua APDESI kecamatan Cibungbulang Subhan. S.I.P Alhamdulillah di kecamatan Cibungbulang sudah 6 desa yang sudah melaksanakan program PTSL.

Sisanya tinggal 9 desa mudah mudahan di tahun berikutnya dari 6 desa, untuk desa situ Ilir data yang sdh diajukan sekitar 1200, berkas yang sudah diajukan Alhamdulillah sekitar 900 sertifikat sudah tercetak dan barusan tadi di serahkan ke warga secara simbolis 25 sertifikat.


Mudah mudahan dengan adanya program ini kedepannya tidak ada lagi sengketa sengketa tanah di wilayah situ Ilir.

Ketika ditanya terkait program PTSL terutama mengenai pembiayaan pembuatan sertifikat yang sering menjadi penyebab polemik di masyarakat.

menurutnya “tetap yang menjadi patokan utama adalah surat keputusan bersama tiga menteri ( SKB ), namun prakteknya di sesuaikan dengan hasil musyawarah antara pemerintah desa dan masyarakat, yang penting tidak membebani masyarakat,

Dengan anggaran 150 ribu itu tidak mencukupi, karena banyak hal hal lain yang tidak tercover dengan biaya sebesar 150 ribu, dan hal ini sudah di sampaikan ke pihak BPN,” tegasnya.

mBah Kasdi Botak

Minggu, 30 Januari 2022

EKSPLORASI BUDAYA CINA BENTENG: BENTENG MAKASSAR DI TANGERANG, KE MANAKAH BENTENGNYA?

Sejarah Cina Benteng atau dahulu disebut orang Bike yang tinggal di sekitar benteng. Terbersit pertanyaan, jika ada komunitas etnis Tionghoa yang tinggal di sekitar benteng yang hingga kini masih ada keturununannya yang disebut Cine Benteng, di manakah letak bentengnya? Mengapa tidak ada benteng di sekitar pemukiman sekarang? Inilah yang menjadi ulasan menarik tim FBI News Banten untuk kembali menelusuri jejak benteng di Tangerang yang sering disebut Benteng Makassar.


Kembali bersama Koh Achong, tokoh pemerhati dan pelestari budaya Tionghoa Tangerang, kami berbincang-bincang. Koh Achong menjelaskan sejarah mengenai Benteng Makassar ini. 


Saat itu, di tahun 1600-an terjadi keributan antara Kesultanan Banten dengan Kapiten Batavia Souw Beng Kong. Souw Beng Kong seorang tokoh yang diandalkan gubernur jenderal pertama Hindia Belanda, Jan Pieterszoon Coen, saat gagal membuka Batavia sebagai pusat perdagangan. Souw Beng Kon pun sangat dihormati di masyarakat Banten (Tangerang).


Beng Kong yang sudah terkenal sebagai saudagar sukses dan dihormati di Banten akan sangat dibutuhkan oleh VOC guna menggulirkan ekonomi Batavia dengan mengajak orang-orang Tionghoa ke Batavia. Setelah melalui perundingan dengan orang-orang Tionghoa di Banten (Tangerang hingga Cikande), Souw Beng Kong pun akhirnya mengiyakan permintaan JP Coen. Sebanyak 200 orang Tionghoa datang ke Batavia pada gelombang pertama yang akan melonjak menjadi tiga ribuan dalam waktu 30 tahun. Di situlah Souw Beng Kong ditunjuk Belanda menjadi Kapiten di Batavia.


Dalam keributan antara Souw Beng Kong dengan Kesultanan Banten saat itu yang mana sebenarnya didalangi oleh J. P. Coen, untuk mempertahankan wilayah dagangnya, Belanda mendirikan benteng di sekitar sungai Cisadane yang mana kala itu sungai Cisadane menjadi tempat strategis sebagai lintas transportasi perdagangan.


Disebut Benteng Makassar dikarenakan Belanda kekurangan pasukan hingga mendatangkan orang-orang dari Makassar untuk memperkuat penjagaan di sekitar benteng. Karena tidak mungkin Belanda mengambil orang-orang lokal, takutnya mereka akan berkhianat dan setia kepada kesultanan Banten. Dari situlah penduduk lokal menyebutnya Benteng Makassar karena banyaknya orang Makassar di benteng Belanda tersebut.


Istilah Cina Benteng pun timbul dari situ. Yaitu komunitas etnis Tionghoa yang tinggal di seputaran benteng. Zaman itu Sungai Cisadane tidak seperti sekarang. 


“Dulu bangunan belum banyak dan dari sisi sungai berseberangan dengan sisi lainnya, penduduk Cina Benteng masih bisa saling gegeroan (menyapa/memnaggil – red),” jelas Koh Achong.


“Kode (koko paling gede – red)…. Apa… Lagi ngapain? Berak…” ujar Koh Achong menirukan gaya percakapan Cina Benteng (Ciben) di kala itu. Semua terbahak mendengar kelakar Koh Achong. Koh Achong melanjutkan bahwa dulu menurut cerita orang-orang tua, zaman kakek nenek kita, masih ada yang dapat melihat bekas reruntuhan benteng Belanda ini. Namun seiring perkembangan zaman, terjadi abrasi dan pelebaran sungai. Maka reruntuhan benteng tersebut tidak dapat terlihat lagi.


Mungkin cerita ini dapat menjadi masukkan bagi kita semua khususnya pemerintah daerah Tangerang agar selalu melestarikan dan lebih perduli lagi terhadap bangunan bersejarah. Sedih rasanya ketika tahu ada bangunan masa Belanda tergerus bangunan baru hanya karena bisnis untuk mendulang rupiah semata. Identitas bangsa ini dapat dilihat dari peninggalan sejarah atau artefak yang dapat kita lihat di masa sekarang. Jangan sampai generasi kita lupa bahkan tidak tahu identitas bangsa ini dan akhirnya rasa nasionalisme bangsa hilang begitu saja

Rabu, 19 Januari 2022

FBI News Biro Bogor Gelar Mancing Bersama Jurnalis



LEUWILIANG - Rayakan Ulang Tahun Ke Lima FBINews, Biro Bogor Raya mengajak para wartawan di Kabupaten Bogor  untuk mancing bersama, di Pemancingan subur yang berlokasi di  Babakan Baru, desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor Rabu (19/01/2022).

Acara yang dihadiri awak media dari berbagai media yang ada di kabupaten Bogor, perwakilan UPT, pimpinan umum Forum Bhayangkara Indonesia ( Anwar Khairullah ), penasehat FBI ( R Surya Dharma ), Kaperwil FBI Banten ( Teddy ), Irfan Lubis Ketua MIO Kab Bogor, Agus Tiro Ketua Pokja Bogor Barat, Ketua FM3D Gozal Sadewo. dan sejumlah tamu undangan baik ormas ataupan instansi pemerintahan. 

Kasdi Weno, Kabiro FBI News Bogor Raya, saat di temui disela sela acara mengatakan, mancing bersama ini merupakan salah satu rangkaian perayaan HUT FBINews yang ke 5. “Ada banyak Kaperwil maupun Biro yang menggelar untuk merayakan HUT FBi News


Kasdi mengaku bersyukur karena semua peserta baik dari UPT-UPT, relasi FBINews maupun wartawan di Bogor  antusias mengikuti semua tahapan acara". Jelasnya.


Sementara itu pimpinan umum FBI dalam sambutannya mengimbau khususnya untuk wartawan yang tergabung dalam FBInews umumnya kepada yang hadir agar senantiasa menjadi penyambung lidah rakyat, memberikan informasi yang berimbang, edukatif, faktual dan independen"

Selsai memberikan sambutan Pimpinan Umum FBINews memotong tumpeng kuning dan di berikan kepada Kabiro Bogor Raya dan di lanjutkan melepaskan Ikan Kekolam pancing, Sebagai pembuka Mancing Bersama di mulai. 

Hal senada juga diungkapkan penasehat FBInews menurutnya " media haruslah mengambil peran sebagai engineer building characcter nation, menyadarkan masyarakat tentang bagaimana Medsos digunakan secara positif. mengajarkan dan mengajak masyarakat untuk memahami bahaya penyebaran hoax dari sisi hukum, agama, kesusilaan, dan kesopanan", pungkasnya.

Senin, 17 Januari 2022

 

BOGOR= Mengawali tahun 2022, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke Lima, FBINews Biro Bogor Raya, Gelar Mancing Bersama sesama Jurnalis di Bogor Raya
Kegiatan yang akan berlangsungpada Rabu 19 Januari 2022 ini digelar dikolam pancing Babakan Baru Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor akan di ikuti sedikitnya 53 peserta yang telah mendaftar, .

Menurut Kasdi Weno Kepala Biro Bogor Raya FBI News "mengatakan ini digelar sebagai sarana silahturahmi antar sesama Jurnalis, kabupaten Bogor.

Mancing bersama yang digelar Gratis oleh FBINews ini akan dilaksanakan menerapkan aturan protokol kesehatan di arena pemancingan , panitia pun menyiapkan fasilitas coffee morning dan makan siang bagi peserta. Dengan demikian peserta tidak perlu mencari makanan diluar arena pemancingan." terang pria yang akrab disapa aki Botak ini

 

Selain Mancing bersama , dalam acara tersebut juga sekaligus dijadikan sebagai momen mengenalkan keberadaan FBINews di kabupaten Bogor,

Sementara itu, Pemred FBINews, Achmad Fauzi mengatakan, kegiatan ini lebih kepada pendekatan hubungan emosional antara Jurnalis agar saling mengenal lebih dekat satu sama lain dan akan lebih menjadi akrab.

Lebih lanjut Fauzi mengatakan, terimakasih kepada pimpinan Umum Bapak Anwar Khairullah, Kapewil Banten Bapak Teddy, Juga kaperwil FBINews yang lain.
"Alhamdulillah terbentuk nya kerjasama dan sinergy antar kaperwil maupun Biro, sehingga Biro-Biro, maupun perwakilan, setiap provinsi dapat merayakan Milad ke V FBINews"

 

H.Ujang Yani : Santuni 300 Anak Yatim Piatu dan 800 Janda Dan keluarga Masyarakat Kurang Mampu

CIAMPEA= Baru baru ini H.Ujang yani Kades Cicadas, kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, menggelar santunan Anak yatim piatu dan janda miskin.A...